Wednesday, 14 November 2012

Andai Aku Menjadi Ketua KPK


"KPK Harus Punya Fans Community"

Benar kata orang kalau negeri kita adalah negeri yang subur. Saking suburnya, pohon-pohon korupsi berdiri tegak, berbunga dan berbuah penderitaan. Maka jangan heran jika korupsi sudah menjadi sebuah prestise dan prestasi.
Imajinasiku pun berbisik,”Andaikan kamu yang jadi ketua KPK, apa yang akan kamu lakukan?”.
Hmm, Visi misi KPK yang ada sebenarnya sudah sangat komplit. Saya tinggal memperketat dan memaksimalkan pengimplementasiannya.
Di samping itu semua, fokus kita jangan hanya tertuju pada mereka yang menguras triliyunan kekayaan negara. Dari awal, pohon korupsi telah berakar di setiap lapisan masyarakat. Pedagang yang curang, pegawai yang bolos, mahasiswa plagiat, bocah sekolahan yang nyontek. Dari mana semua itu?. Semuanya bermula dari benih-benih ketidak jujuran.
Maka dari itu, ada lagi hal -hal (yang tak boleh dianggap remeh) akan saya lakukan. Yakni pembangunan mental kejujuran di setiap lapisan masyarakat.
Saya ingin membangun sebuah wadah ataupun  komunitas pada masyarakat yang diinisiasi oleh KPK itu sendiri.  Anggaplah namanya, Komunitas Pecinta Kejujuran (KPK) .  Kita bisa menggerakkan para mahasiswa, pegawai kantoran, pedagang kaki lima, ibu rumah tangga, Bocah SMP dan SMA dan seluruh rakyat indonesia.
Jika selebritis mampu membangun komunitas fansnya, mengapa KPK tidak?.
Dengan membangun komunitas, KPK tidak lagi berjalan sendiri di setiap aksi, namun memiliki supporter dibelakangnya. Komunitas ini pulalah yang akan menyuarakan aksi kejujuran dan menjadi perpanjangan tangan dari KPK untuk menyentuh setiap lapisan masyarakat. Sehingga koruptor kelas teri sampai kelas paus bisa terjaring. Saya optimis, dengan partisipasi kita semua pohon korupsi bisa ditumbangkan.
Post a Comment