Wednesday, 8 January 2014

Pertanggungjawaban Seorang Peje 2 [Last Mission]

     Apa itu SKPD?, apa itu Cost to Date, apa itu multi nisbah? apa itu Pph 32? atau Whateverlah?. Entah kenapa tiba-tiba aja gue amnesia, seakan kehadiran materi Ujian selanjutnya menghapus memori materi ujian sebelumnya. Begitulah efek dari Sistem Kebut Semalam (SKS). Lahap dalam semalam kemudian muntahkan. Subhana man laa yanaamu walaa yashuu
    Sebelum gue melontarkan kalimat perpisahan sebagai Peje, ada baiknya kalau kita kembali mengingat sejarah awal mulanya Peje itu dibutuhkan. ehem-ehem.
Air......... Tanah.........Api..........Udara. wusssyyyy
Dahulu Kala semua mahasiswa hidup bersama dengan damai. Lalu semuanya berubah ketika UAS menyerang. Dan Hanya Peje Ketua dari setiap elemen mata kuliah yang bisa menghentikannya. Tapi saat dunia membutuhkannya ia menghilang. 100 tahu berlalu. Alau Sang Ketua Kelas menemukan beberapa Peje baru. Salah satunya Ilo', meskipun kemampuannya sangat hebat tapi ia harus segera pensiun dan digantikan dengan Peje yang baru.

    Begitulah sejarah Singkat awal mula dibutuhannya seorang Peje. Berhubung ini misi terakhir gue sebagai Peje, maka gue berinisiatif sms Ibu Dahlia buat fixasi Soal UAS.  Biar gak ada Ghoror diantara kita semua,  berikut percakapan SMS gue ama Ibu Dahlia

Assalamu alaikum bu. Mohon doanya, besok kami ujian SIA. trima kasih atas ilmu yg dishare slama ini. Ilham Mansur AI 11

Wa'alaikum salam semoga UASnya berjalan lancar y, sukses buat kalian semua, salam hangat ibu selalu.

Soalnya susah gak bu?

Open Books ya, soalnya PG, dan buat flowchart,

Siap bu, flow chart nya tentang ke 3 siklus itu yah bu?

Hanya salah satu dari ketiga siklus tersebut ya, tidak semuanya...:)

kalau model REA bu?
Gak ada REA..

    Begitulah percakapan romantis gue dengan Ibu Dahlia yang intinya Soal UASnya PG dan flow chart doang. Tadi gue udah ngumpulin contoh flowchart dari ke 3 siklus yang udah kita pelajari. Download aja di sini  atau di Grup FB.

    Akhirnya misi terakhir gue udah selesai. Gue udah terlalu ganteng buat posisi seorang Peje, maunya sih jadi Ketua Kelas aja atau sekalian Rektor aja. Sayangnya Alauddin susah dikudeta, suara pendukungnya hampir 100% di kelas. Pak Syafi'i juga susah dilengser soalnya Followernya lebih banyak dari gue. Apa boleh buat? gue jadi rakyat biasa aja deh buat semester depan.
    Sebagai pamungkas, gue punya wasiat terakhir, Pilihlah Peje selanjutnya yang sedikit mendekati kegantengan Gue seperti Cakil, Mail atau Syarip. Kalau Amou ama Aswandi kayaknya masih jauh deh, mereka jadi bagian akomodasi aja, soalnya gue lihat mereka yang paling semangat ngadain majelis. Dan sekarang...... tadaaaa! tinggal minta uang pensiun gue sama Alau, BURJO juga boleh. hohohoho.

Best Regard

Peje Sistem Informasi Akuntansi