Monday, 17 March 2014

La Garetta' #4 [Aku dan Cermin]

Ilo’ merasa percuma mencari hiburan di  TV,  gak ada serunya. Channel 1 Sinetronnya dia, pindah ke Channel 2 iklannya dia, pindah lagi ke channel 3 acara gossip tentang dia, channel 4,5 6,7 8 semua tentang dia.  
“Sampai kapan dunia melepaskan perhatiannya kepadaku?”, Keluhnya sambil menjatuhkan remot  TV  di atas sofa.

Kini pandangannya tertuju pada sebuah stereo tape tua. Sudah lama ia tidak memainkannya. Di ambilnya satu buah kaset untuk diputar. Tak berapa lama sebelum ia memasukkan kaset tersebut, ia urungkan lagi niatnya. Karena kaset tersebut juga albumnya dia. Ilo benar-benar bosan jika hidup ini hanya terkait dirinya saja. Akhirnya ia mencoba menekan tombol radio, berharap mendapatkan hal baru. Dicarinya frekuensi stasiun radio yang pas hingga terdengar jelas suara gadis yang sedang menyiar.


101,5 FM Rama Radio
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam sobat Rama!. Jumpa lagi dalam acara Cuap-cuap zap-zap bersama saya Sherly. Seneng banget rasanya bisa menyapa kembali aSobat Rama.  Tetap stay dichannelnya kami, karena kali ini Sherly akan bercuap-cuap tentang Cermin.  cermin dan cermin.
Hem, ngomong-ngomong nih masalah cermin. Apasih yang pertama kali terlintas dalam benak  Sobat Rama ketika mendengar kata Cermin?
Kalau Sherly cermin itu adalah kebutuhan pokok ke 4  manusia setelah sandang, pangan dan papan. Semua wanita sepakat dong dengan statement ini hehehe. Soalnya cermin memang sering diidentikkan dengan wanita loh. Coba deh sobat Rama perhatiin, Simbol biologis untuk pria dan wanita itu bentuknya apa. Hm, tepat sekali. Simbol untuk pria anak panah sedangkan wanita berbentuk cermin. Konon katanya di zaman dahulu kala lelaki senang berburu dan wanita senang bersolek di depan cermin.Bahkan menurut penelitian yang dipublikasikan DailyMail mengatakan, rata-rata perempuan bercermin minimal delapan kali sehari.  Wah-wah.  
Tapi Sobat Rama tentu punya pendapat masing-masing dong, ataupun hal-hal yang berhubungan dengan cermin. Sherly tunggu yah di 08599999XXX.

Dan sambil menunggu SMS dari Sobat Rama kita dengerin dulu sebuah lagu yang direquest oleh sobat kita Dinata, katanya sih buat sang Idola “K’ ilo’”. ehem-hem. Well, Langsung saja kita dengarkan Suara Duta Sheila on 7 dengan Pemuja Rahasia. Ceekidawtt.

    “Lagi-lagi tentang aku”, tepuk Jidat. Tapi lagunya lumayan buat membuka kembali cermin nostalgia. Di akhir lagu, suara khas penyiar kembali bercuap-cuap seputar cermin, mulai penemunya, sejarahnya, teori optiknya, keunikannya dan semua tetek bengeknya. Tak lupa juga ia membaca sms genit dari pembaca terkait cermin. Ilo pun ikut mengirim sms dengan pribahasa, “Buruk rupa cermin dibelah”, Sayang, penyiar tidak membacakannya. Mungkin karena terlalu banyak sms yang masuk.


Tak terasa sudah 45 menit bersama Sherly. Tapi sebelum menutup perjumpaan kita kali ini, ada yang sedikit terlupakan. Bahwa Cermin juga punya makna filosofi tersendiri loh. Mungkin Sobat Rama udah pada tahu bahwa cermin itu bersifat polos, jujur, dan objektif Cermin tidak pandai menipu  ia selalu menyampaikan apa adanya.

“Haa?, dia bilang cermin itu jujur, polos, objektif dan mengatakan apa adanya?”.
Ilo’ ingin membuktikannya, maka ia berdiri di depan cermin sambil meniru adegan ratu dalam dongeng putri salju,  seraya bertanya , “Hey, Cermin! Siapa lelaki paling ganteng dan keren dijagat raya ini?”.
Dalam hening cermin tak memperlihatkan apapun  selain wajah ilo’ sendiri.
“Hidup memang membosankan ketika semua mengenai diriku saja”, geleng-geleng kepala di depan bayangannya sendiri.